Ragu dalam keragu-raguan Sempit mengikis kian erat Timbang menimbang bimbang Resah dalam tanya tak berkesudahan Timbang kutimang-timang bimbang Dalam ragu, dalam bimbang, penuh pertimbangan Larutku dalam timbang kian tak berarti Timbangku menimbang tak pasti Abstrak dan tak kasat mata dalam …
Tanya-tanya mulai berdatangan Satu, dua bahkan tiga datang bersamaan Lagi-lagi menanyakan hal yang sama “Kapan dan siapa?” Dua kata itu mengiring saat pertemuan Baik kongkow-kongkow sesama teman sejawat, sarapan dengan keluarga, maunpun pertemuan teman lama Dua kata itu tak pernah …
Tak ada keikhlasan yang lebih dari hujan Tetap turun ke bumi meski kadang tak diharapkan Tetap menyapa meski kadang dapat cacian Tetap membasahi meski kadang tak diterima Tetap mengisi meski kadang membanjiri Namun bukan hujan jika tak memberi kabar Datangnya …
Jangan tanya pedih saat kehilangan Karena sejak kecil sudah kurasakan Jangan tanya tangis saat kehilangan Karena lebih dulu air mata tumpah ruah Jangan tanya duka cita saat kehilangan Karena yang terkasih lebih dulu pergi Sesak pilu masa kecil itu masih …
Caci maki dan tak menghargai seringkali terjadi Baik maya ataupun langsung Saling caci dan juga merendahkan Menganggap benar apa yang diyakini Menyalahkan apa yang dibenci Multikultural hanya sebutan belaka Bhineka hanya sebuah gelar Sila hanya ideologi warisan Pembenaran hanya satu …
Senja ini kembali kulihat seorang lelaki duduk di bawah pohon beringin itu Tidak dengan kanvas, cat, dan kuasnya Hari ini ia membawa buku dan juga pensil Kulihat ia menatap lembayung senja Sesekali matanya mengarah pada hambaran sawah hijau dan padi …
Malam ini langit nampak gulita Tak ada kerlip bintang Apalagi rembulan yang memperindah Hanya gulita yang tampak malam ini Tetapi keindahan malam tak sirna begitu saja Di atas pohon setombak dariku Penuh dengan kerlip indah Kerlipnya bak bintang di angkasa …
Tiga huruf yang penuh rindu ketika di ucap Menyebutmu bak menoreh luka Melupakanmu tentu tak mungkin Mengingatmu, akan menambah perih Tiga huruf itu Tak begitu istimewa Tapi mampu membangkit kenangan lama Menoreh luka Pun juga cinta secara bersamaan Tiga huruf …
Gadis kecil pesisir Pertahananmu amat kokoh Di antara puing-puing bangunan yang tercerai berai itu Kau masih berdiri tegak dengan gagah berani Menghadang traktor yang siap kapan saja menghancurkan peristirahatanmu Gadis kecil pesisir Tawamu itu sebagai pertanda bahwasanya kekuasaan tak lebih …
Satu persatu buah pohon itu hilang dari pohonnya Diambil dan gugur sendiri Perlahan tapi pasti Buahnya kian hari kian meranggas Menyisakan satu di antaranya Ya, hanya satu buah yang tersisa Bukan karena tak ada yang ingin mengambil Tapi teramat sulit …