/1/ Diriku di balik jeruji senja menyadap diksi-diksi yang tertaut rentetan narasi di tanah kering kerontang. Menyulam setiap bait doa yang menerbangkan guguran daun-daun bertengger di ranting yang lemah. Kecupan cumbu senja masih terlintas di benakku melihat kebesaran Tuhan. /2/ …
Aku menyendiri Melirik senja Aku melirik Senja menyendiri Perlahan tenggelam Menyisakan berkas jingga Senja berbekas jingga Tenggelam menyendiri Menyisakan gumpalan sunyi Aku perlahan melirik Kebesaran Tuhan Melalui keindahan alam Mata Elang Pekanbaru, 19 Desember 2017 Please follow and like us:
Kami pendosa bergumul kenikmatan semu Terombang ambing oleh hasrat menggelora Berdentang urat nafsu membakar iman Menjalar seantero jagat raya Tuhan memberontak Payung langit murka tak berarah Kebengisan bumi tak ada jeda Melihat butiran debu menggerogoti jiwa ibu pertiwi Hujan penyesalan …
Apa arti sedetik Tak berarti apa-apa Sedetik saja Pikirkan Tuhan Sedetik saja Pikirkan dirimu Sedetik saja Pikirkan orang lain Maka sedetik saja Hidupmu bermakna Karya: Mata Elang Pekanbaru, 13 Desember 2017 Please follow and like us:
Jati diri Harus dicari Pencarian dicari Demi jati diri Jika jati diri dicari Kutemukan kualitas diri Kualitas jati diri Cerminan diri Pencarian jati diri Harus ditemui Kualitas tanpa jati diri Hanya menipu diri Mata Elang Pekanbaru, 12 Desember 2017 Please …
Aku terdiam di kesunyian malam Menorehkan harap pada rembulan Walau kepekaan hati tak digubris Biarlah percikan rinduku bersemi Pada rembulanku Rembulan… Di mana kau berada? Aku butuh sandaranmu Tatkala kesombongan menyeruak Tetiba napsu bergejolak Lumpuhkan ingatanku Biar kau tahu Betapa …
Aku mengarungi hidup Sarat lika liku beronak duri Namun tak mengubah diri Terasing dan mengasingkan Tetap kutempuh Walau luka mengangga Aku tak boleh egois Walau telah berbeda Ketertinggalan ini Buatku semakin mengerti Arti hidup Kulihat nun jauh di sana Persaudaraan …
Betapa berdosanya aku Ingkar pada perintah-Nya Nikmat tak terhitung Belum bisa tergantikan Hanya butiran dosa kupersembahkan Betapa rendahnya diri ini Kuingin memetik rindu-Mu Untuk kembali ke jalan-Mu Ampunilah daku Karya: Mata Elang  Pekanbaru, 06 November 2017 Please follow and like us:
  Kulihat senja di sudut kota Sesosok gadis kecil termangu sendiri Menanti kendaraan berhenti di perempatan jalan Memetik rupiah di jalanan Demi sesuap nasi Ia pantang menyerah Gundah gulana tak dipedulikan Walau dapat rupiah tak seberapa Begitu bahagia rupanya Bisa …