Hari berganti bulan, bulan berganti tahun, tiap peristiwa tercatat dalam hati manusia narasi melekat di antara tepi sebuah persimpangan menuju persemayaman. Memekikkan suara tabu atas nama kehidupan melalui setetes harap pengembara tercekik sesak oleh debu buaian, akar memekarkan ketangkasan pada …
Angan meramu segala cita Kau tertambat di larik sepasang bayang asa Hanya selepas pandang yang terlalai pada suatu masa Merangkum senja terentang menyuguh malang tanpa tanya Andai ketukan jari-jariku menghias belantara Di antara rimbun renjana yang terlalai dalam sukma Ayah, …
Dapatkah kuraih bintang di angkasa. Pada kesunyian bertabur bintang kejora. Melalui kerjap matamu malam ini. Sudut mata berwarna, menyilaukan tiap detik waktuku, menerangi kegelapan warna dunia dalam tidurmu. Akan sebuah masa indah yang tak kunjung berkesudahan. Kali ini kududuk tepat …
Debur angin beriak menuntun langkah menyertai nuansa kelembutan jiwamu; kuketahui saat kau memasuki celah relung hati, menyingkap sukma kian merekah seraya menanti kilau jingga. Sepasang mata berkilau menyimpulkan silau tanda persembahan cinta, laksana surya menyapa dunia, aroma semerbak bunga jiwa …
Sebuah kisah berawal pada hari ini; kelahiran Hati berkecamuk mengharap ada tawa dalam buaian Oleh rindu pelipur lara Fase di mana kau beranjak dewasa Iringi denyar pada semesta Yang dulu paja, kini telah menjadi gadis ayu nan jelita Arung berliku …
Suara tangis merajut asa di kala fajar menyingsing Indahnya rupa sesosok putri nan jelita Terasa haru disambut dengan suka cita Ingin rasanya menimang rindu ini Flamboyan merekah ruah selaras warna jiwa Andai kau tahu Tempat Inti sari suatu kelahiranmu tersirat …
Yayu kupandangi potret dirimu saat bersamaku Eceran angin telah mendayu rayu Tapak jejak bersamamu ingin kuukir kembali Ingatan silam tentang asa yang kita rakit bersama, kini t’lah kuraih sebuah bintang terindah kupersembahkan untukmu Namun kini terhalang ruang dan waktu Akankah …
Sepasang merpati putih berkicau Di atas reranting langit biru Hijau dedaunan menyimpulkan warna hidupnya Alunan suara piano usang berselerak di bentala Denting tuntunan dari secarik kertas melodi Merdu menyenangkan jiwa. Damai terasa Dengan secangkir green tea latte Dalam lorong malam …
Desau angin menyelinap rongga telinga Emansipasi kini berada di ujung mata Deru waktu bersemayam dikelilingi jingga beraneka Ilmu akaid kau miliki ‘tuk menuntaskan rumus dunia Simfoni nada-nada jiwa mengalun sendu Apakah ini cendera mata kehidupan? Tiupan angin merasuk kalbu Riuh …
Awan bergurau mengitari parasmu Aroma masa terbenamnya matahari menyeruak rongga napas Warna jingga nampak di ufuk sana, begitu indah Embusan angin membuat daun nyiur melambai kegirangan Bersorak gembira dengan gesekan daunnya Seolah-olah kegelapan sirna di buatnya Burung-burung berbondong untuk pulang …