“Gimana Mah enak sayurnya?” tanya adik. “Enak. Besok Mamah mau telinga dan bola matamu ya.” Adik mengacungkan jempol tangan kanannya yang masih tersisa. Oleh: Hafiz al Faruqi. T Lampung, 09 Oktober 2017 Please follow and like us:
“Aku suka matamu, Dik.” Kekasihnya pergi ke dapur sebentar. “Ini, Bang.” Dua bola biji matanya tersaji di piring. Oleh: Hafiz al Faruqi. T Lampung, 09 Oktober 2017 Please follow and like us:
Saat sujud. Wajah pendosa itu dilipat sajadah. Oleh: Hafiz al Faruqi. T Lampung, 06 Oktober 2017 Please follow and like us:
Maman dan Doraemon menyaksikan bung Karno membaca teks proklamasi. Oleh: Hafiz al Faruqi. T Lampung, 04 Oktober 2017 Please follow and like us:
“Dasar jelek, pengangguran, pemalas, tukang tidur, jomblo lagi.” Waktu menendangku dari ranjang. Oleh: Hafiz al Faruqi. T Lampung, 04 Oktober 2017 Please follow and like us:
SELERA TINGGI — Cacing dalam perutku muntah-muntah. Sehabis menyantap nasi raskin Oleh: Hafiz al Faruqi. T Lampung, 02 Oktober 2017 Please follow and like us: