E M P A T “Orangtua  yang sering egois!” Seragam putih abu-abu rapi, harum mewangi menggelitik dua lubang hidung, kain itu  membalut tubuh Sari. Wajahnya ceria, bertambah terang dengan kerudung putihnya. Dia sama tinggi dengan Adik Dewi yang masih duduk di …
S A T U “Sari tidak akan bisa Mbak, Sari tidak akan bisaaa…” setitik embun menetes di pipinya. Mendadak bahunya berguncang hebat. Isakan memecah keheningan malam. Wiwin menyesal karena telah menghardik adiknya. Dia mendekap Sari dengan kasih sayang. Merangkul asanya …
D U A Keheningan tak terelakkan sepeninggal Vani dari ruang konseling, bersama alunan pelan musik still got a blues milik Garry Moore dari radio di sudut ruangan yang beradu dengan udara, mengalir berpadu di keheningan itu. Tak ada satu pun …
S A T U    Percayakah engkau pada suatu kebetulan? Tidaklah takdir yang menyeret manusia Kita, seperti senja yang mencari jalan menuju malam Ia baru saja selesai dengan pekerjaannya siang itu. Sudah seperempat jam ia menunggu orang yang katanya pergi …
K A T A   P E N G A N T A R   Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT. Terima kasih karena telah memberikan kemampuan agar kami semua bisa menulis novel ini. Tak terasa dan tidak pernah menyangka …
Karya Darah Mimpi, Liara Divya, Yulia Sofyan, dkk.    “Ya. Namanya Rere. Masih sekolah. Bagaimana denganmu?” Vani mengambil satu bungkus snack, membuka untuk dirinya sendiri.             “Aku tidak punya keluarga.” Revan menjawab tanpa menoleh, ia menyibukkan diri lagi bersama obeng. …