Kali ini sebelum matamu terpejam. Aku ingin datang mengetuk malammu. Tepat pukul 22.00 malam. Saat kau menutup tubuhmu dengan selimut. Kedua matamu menatap langit-langit kamar yang berwarna putih. Lampu kamar kau biarkan menyala redup. Aku datang mengintipmu dari lubang puisi …
Malam adalah lunglai yang menyelimuti seribu ekspektasi. Saat pekatnya mulai datang, akan ada banyak mimpi terhenti. Namun bukan berhenti untuk pergi, melainkan menunggu fajar, untuk berlanjut esok pagi. Malam hanyalah jeda, seperti kau saat menunggu hujan reda. Ia tak pernah …
Menggambar adalah coretan isi hati. Perasaanku sedang rindu, maka di kertas itu yang tercetak adalah sebentuk wajah yang gelisah. Langit di atasku membiru, maka aku ingin menggambar bunga berwarna abu-abu. Setiap titik yang kubuat, setiap garis yang kuukir, dan setiap …
Ingatanku pandai, saat-saat sunyi seperti ini ia selalu berjalan kebelakang. Mengobrak-abrik isi lemari memori, mencari detak dan jejak sosokmu. Jika sudah begini, aku hanya ingin duduk termenung ditemani segelas teh hangat. Menghadap jendela yang menampilkan hujan yang turun di malam …
Matamu sipit, tak seperti mataku Kulitku sawo matang, tak seputih kulitmu Aku bertudung, sedang rambutmu tergerai Kau memakai rok pendek, dan aku berjubah panjang Salamku dan Salammu berbeda. Aku berdo’a dalam hening dan khidmadnya sujud Dengan balut putih dan percikan …
Sibuk : Tidak dapat berbicara, WhatsApp saja Bawahan : Tidak dapat berbicara, mendengarkan saja Pengecut : Tidak dapat berbicara, memendam saja Karya: Dani Hestina P Kulon Progo, 19 November 2017 Please follow and like us:
Malam Jum’at di sudut keheningan yang mencekam dan membungkam jiwa. Penanggalan telah berpijak pada angka 16 November 2017. Sungguh waktu terasa begitu cepat berlari tanpa menghiraukan aku yang tenggelam dalam keheningan. Hujan deras yang mengguyur bumi dengan kejam laksana ikut …
  Jika kau mencintai seseorang lalu mendapati kehilangan, saat itulah rindu mulai diperkenalkan untuk kemudian kau akrabi, sendirian. November ini, aku ingin sekali memelukmu di saat gigil menyelimuti dan ricih hujan begitu lindap setiap waktu. Atau sekali saja, jika Tuhan …
  Jika ini adalah sebuah perjalanan menjauh, maka setiap inci pergerakannya adalah rindu. Di kota tempatku singgah, ketika matahari terbenam untuk pertama kali, ternyata sebuah gerimis saja bisa menghadirkan sendu. Jejak-jejak roda karet menggilas aspal jalanan, membuat kelak suatu hari …
  Shubuh masih remang, kabut menyelimuti jalanan berbatu ketika kabar itu datang. Dedaunan hijau basah berbekas hujan saat syahdu kalimat itu terucap dari warga kampung. “Innalillahi wa innailaihi roji’un…” Wanita kanak-kanak yang sejak rabu ditodong waktu akhirnya menyerah. Meninggalkan rentetan …