Sisa Kemesraan Semalam

Malam mendendang tahni’ah
Rumpun bambu berdansa ria
Merdu seruling memanja semesta
Saat kita melumat rindu di sana

Senyum ini masih binar terpendar
Getar jiwa enggan memudar
Dan bulir embun di ubun daun
Mengulum senyum pada jemari mentari yang perlahan turun

pixabay.com

Kau tutup malam dengan genggaman tangan
Membiarkan kegilaan mengawalku diam-diam
Dengan seutas kata salam
Pelupuk mata gusar enggan terpejam

Pagi bergulir memintal jarum jam
Menyuguh cerah pandang temaram
Bunga-bunga cinta berserakan di halaman
Sisa kemesraan semalam.

Fattah Aviv

Bogor, 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *