Gersang

Usia kemarau ringkuk di ambang senja
Gersang jalan semerah batu berjelaga di dada
Kau tertatih dalam dahaga
Tanpa tetes hujan mendera

Di padang hatimu unggun menyala
Menjadi abu hanguslah bijaksana
Apa yang hendak kau beri pada dunia
Kala lidahmu terbata bahkan untuk meminta

pixabay.com

Langit setia membias biru
Sorot di matamu lebam membisu
Ingatan tentang Tuhan mengusik dadamu
Di balik sengat gersang jiwamu

Usia kemarau dalam nafas kian renta
Kearifan terancam di ujung naza’
Kegelisahan berduyun merajalela
Mengintai nasib, entah surga entah neraka.

Fattah Aviv

Bogor, 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *