Dia, Siapa dan Hendak Ke Mana?

pixabay.com

Kuhubungkan antar beberapa tanya dan tak bertemu jawabnya
Senyum kulempar pada sesuatu yang belum pernah sekali kulihat
Di ujung terik, ataukah senja, atau pula senyap di pagi buta
Ia mengusik malu, atau mengurung diri; dalam tempurung bilik beratap tangis
Adalah ia yang mengacungkan lewat jemari lepuhnya
Kau dan aku hanya melihat sesegera
Geriknya di pantulan cahaya, terbilang kembar
Ia malu-malu meresapi anak kalimat
Yang membawanya pergi, lalu hilang
Sebuah ketiadaan yang diharapkan berpulang

Zara Azzalea

Rimba Malam, 6 Maret 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *