Di Malam Jumat

Melodi mengalir, seindah petikan gitar di tengah lautan sunyi
Mereka tak bernyanyi, hanya mengaduh dengan harapan-harapan surga, bait yang terangkai menjelma doa-doa pelipur lara
Perkumpulan digelar di tepian senja, minuman tertuang untuk menghilangkan dahaga, lantas tawa renyah menjelegar, memenuhi ruang yang biasanya kesepian
Ketika terang wajah kusut masai, dibedaki debu-debu jalanan, maka sejenak detik itu, permukaan bibir beserta kedua mata bersinar menyambungkan cahaya dengan rembulan

pixabay.com

Rebana ditabuh, musik klasik menggiring jiwa-jiwa yang larut dengan malam
Lisan mengucap satu
Denting waktu mengamini
Alam raya terharu, rerumputan bergoyang,
Senandung terhenti, anak adam bubar menjemput kekasih pagi.

Darah Mimpi

Magelang, 8 Maret 2018.

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *