Selongsong Peristiwa

Dunia
Raksa
Melebur tiba
Waktunya

Manusia! Tak berdaya
Melepas keangkuhan diri
Yang ada, disesali
Alam meronta

Mengasuh pijakan kaki selaksa
Berjalan tanpa pikir, diam
Jalan setapak kesombongan padam
Menangisi peristiwa

Gunung berapi
Bersuara lantang tak peduli
Kampung di bawah kaki
Hancur tak berarti

Rintihan pribumi
Berseru telat peduli
Kini!
Tinggal penyesalan membumi

pixabay.com

Canda tawa
Sirna
Dalam masa
Kemarahan alam raya

Bapak, anak, dan istri
Banyak mati
Kebersamaan pergi
Tinggalkan abu tanpa peti

By: Didikwakwak

Lembang, 21:12, 1 Maret 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *