Perempuan dengan Sejuta Tangguh

Apa yang lebih hebat dari seorang petualang,
Yang berhasil pulang meski sudah kehilangan arah?

Apa yang lebih tangguh dari seorang perempuan
Yang mampu berdiri meski tiada lagi kepala tempatnya mengaduh?

Pada sebuah cermin kau menulis luka
Agar abadi pada bayangmu
Agar tak ada seorang pun tahu,
yang disesali bukanlah waktu, tapi penyesalan itu.

Kita hanya ingin sendiri di depan cermin
Menatap yang tergambar
Menggambar kita yang saling tatap

Nanti dikehilangan yang sekian
Kau akan menemukan lagi seseorang
Yang melukis tawa tanpa kata
Yang memeluk tanpa lengan
Dan menguatkan meski tanpa imbalan.

Saestu_Saget

Nganjuk, 16 Feb 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *