Untuk Penikmat Puisi

Pada setiap gigil yang tercipta selepas hujan
Akan kau lihat genangan dalam ceruk-ceruk luka
Nganganya masih sama
Seperti kali terakhir kau nikmati berlarik-larik kata
dari setiap lekuk diksi
Saat rimanya adalah lenguh dan peluh

Barangkali benar
Segala sentuhanmu menjelma bait-bait
Memuaskan hasrat
Sampai maknanya menjadi sayat
Menyisakan perih tak terperi
Bagi semua yang kau sebut puisi

Icha Risk

Dinding, Februari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *