Tulisan di Pohon Tua

Ada sepenggal cerita yang berkisah di antara pohon-pohon tua. Cerita dari seorang raja yang mati di tangan anaknya. Setelah disiksa hingga darah mengucur tanpa arah. Ia menuliskan sajak di pohon tua dengan mulut sebab tangan telah tiada.

Raja berdiri tegak, kakinya bergetar mengoyakkan tanah basah. Pandangan berkunang-kunang dan ia anggap sebagai keindahan.

pixabay.com

Sejenak, raja itu menggigit ranting kering dan memberinya sedikit tinta merah yang berasal dari darah. Perlahan ia menggoreskan kata demi kata: sajak untuk istrinya.

Hati raja berdesir perih, melawan sakit dari tubuhnya yang tak genap, hingga akhirnya tercipta tulisan pendek: jangan hukum anak kita!

Wisnu Maulana Yusuf 

Yogyakarta, 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *