Ayahnya Adalah Babi

Ketika seorang ayah mencari sebiji beras di setiap detiknya. Ketahuilah, tiada ke-romantis-an melebihi setiap waktunya.

Ketika seorang ayah pulang larut di setiap harinya. Ketahuilah, tiada ke-lelah-an di setiap permintaan anak-anaknya.

pixabay.com

Ketika seorang ayah berdiri di belakang anak dan istrinya. Ketahuilah, ia sedang melindungi dari tikaman pedang di belakang.

Namun, dengarkan anak-anaknya, merengek minta nasi yang terlapisi emas berwangi melati. Dan mengumpamakan ayahnya sebagai pelayan yang menjelma babi!

Wisnu Maulana Yusuf 

Yogyakarta, 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *