Untai Bimbang

Tidurkan liliput malammu
sebelum kau mengirimkan ia
pada deru kehampaan
saat kau pelik menentukan arah kedamaian.

Jangan tanyakan pada gelap,
ia tak akan menghadiahimu dengan sebatas cahaya; bening
adalah ketidakmungkinan
yang kau nyatakan ragu.

Tanpa penopang, kau merangkul
dua beban teramat berat
ialah pelita yang kau lahirkan sungsang, beberapa tahun lalu.

pixabay.com

Kini, mereka menatap sayup keremangan,
kisah yang masih abu-abu
tanpa pelindung dari ayah
dan sosokmu yang digantikan dengan
kehidupan kamboja merah.

Mereka mengkristalkan airmata yang mengalir semenjak musim hujan memperkenalkan dirinya, tepat di antara dua nisan yang berhadapan.

Shofiyah
Probolinggo, 04 Februari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *