Maaf

Maaf
Untuk setiap janji yang tak pernah sempat terpenuhi
Kita adalah satu dari sejuta manusia yang hanya bisa menggenggam harap, tanpa kuasa mendekap nyata
Ialah manusiawi, jika kita merasa kecewa

Maaf
Untuk detik-detik yang tak dapat lagi kita nikmati bersama
Untuk genggaman yang harus segera terlepas
Nyatanya, sang pertiwi lebih awal merentangkan kedua tangan mendekapku dalam tubuh hangatnya
Tak ada secuil pun kuasa yang kita punya

pixabay.com

Maaf
Untuk luka yang kusimpan di akhir tatap kita
Sirat duka terpancar di bola matamu yang kelam
Percayalah, luka ini lebih terluka

Dan maaf
Untuk maaf yang tak terbatas hingga sakitmu bisa kau lepas

Septi Nofia SariĀ 

Magelang, 01 Februari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *