Hari Jadi Menetas AM

(7 Februari 2017)
Mata terbelalak seketika dalam lamunan mimpi indah
Alunan hujan menabur kulit jagat saat langit mencoba merakyat

Bidang yang kosong bergerak dalam derap detak
Detak detik berpacu, waktu acuh tak acuh
Anak Merah jambu menetas dari rahim kepala
Tak ber-ayah pun ber-ibu, ia bisa tumbuh

Cinta itu tertanam kuat di bibir pintu semoga
Lahir bersama rintik hujan menyapa dunia

(30 Mei 2017)
Kini ia telah berbadan dua, tapi dari jenis yang sama
Bukan cinta sesama jenis, tapi lebih kepada jenis cinta yang sama

Mimpi itu mengalir ke dalam darah, maka lahir anak baru Darah Mimpi
Wadah tak bertepi, menadah(i) buah-buah
Dari berbagai tunas yang berkembang
Maupun pohon yang masih menyusui

(7 Februari 2018)
Kini Anak Merah jambu itu sudah dewasa
Bersama masa, melewati resah dan gelisah
Prolog ini mendesak agar dia bahagia
Di hari sejarahnya, di hari jadi menetas AM

Elmahfuzh 

Jakarta Selatan, 04 Februari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *