Pertemuan

Manusia merindukan pertemuan yang tiada berakhir perpisahan. Sebab, kebanyakan perpisahan hanya menyisakan air mata kenangan.

Sahabatku, pertemuan tentu berlanjut dalam rindu, lalu mengalun ibarat kidung senja nan syahdu.

Semua kita bertanya; adakah pertemuan yang berlanjut kemesraan, yang bercerita keabadian, yang tiada berakhir kematian.

pixabay.com

Bilakah berlangsung pertemuan itu? Pertemuan sejati berkisah tentang kehidupan ukhrawi, bagaimana ia dihayati, serta bertutur tentang kematian, mengapa ia ditakuti.

Bilamana pertemuan itu terjadi dan berulang? Pertemuan perlu dirayakan dalam pawai kebahagiaan, diiringi dawai keabadian, serta sorak-sorai kemenangan.

Hingga suatu saat datanglah Mahaguru kehidupan. Ia menjelaskan singkat, “Itulah pertemuan dengan sang Keabadian, Maharaja Kehidupan, penguasa semua insan.”

Dito Anurogo 

Semawis, 29 Januari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *