Tunaikan Rindu pada Janjimu

Dulu kau meminta izin kepada ayah ibumu. Tangis haru membiru, mengantar kepergianmu. Terselip pesan serta doa. Agar kau baik-baik saja di sana.

Tertanda di almanak, kau mulai menghitung angka-angkanya. Hari begitu lambat berlalu. Rindu pun mendesakmu. Untuk menemui orang-orang yang kau tinggalkan. Tapi, pantang pulang sebelum berhasil; katamu.

pixabay.com

Lama-lama detik, menit, jam bahkan tahun kau rasa lari begitu cepat. Apa yang kau ingin belum juga didapat. Sedang orang-orang di sana menanti kepulanganmu. Lagi-lagi pantang pulang sebelum berhasil; katamu lagi.

Kau terlanjur berjanji. Namun tak mampu dipenuhi.

Sejenak saja kau rindukan janjimu. Lalu pulang dan tunaikan.

Dho Hindun
Jambi, 24 Januari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *