Tunaikan Rindu pada Janjimu II

Kepalamu tempat menyimpan kenangan. Termemorikan dalam kaset ingatan. Bila rindu kau cukup memutarnya kembali.

Kau seringkali mengulang-ulang kisah bersama orang yang telah mengusirmu dari hatinya; kekasihmu dulu. Saban hari tanpa sadar kau telah menyulam luka. Sebab itu hatimu tersiksa.

Sekali-kali coba kau putar satu kisah yang mungkin masih tersimpan. Saat kau pamit pergi meninggalkan orang tuamu. Demi ilmu. Dan berjanji akan membahagiakannya.

Putar terus
Putar lagi
Dan berulang-ulang seperti kau memutar cerita bersama dia.

pixabay.com

Apa yang kau rasakan? Terlukakah? Sebab kau telah mengkhianati janjimu. Kau pergi bukan karena ilmu. Hanya karena obsesi yang membelenggu.

Belajarlah ikhlas merindukan janji yang belum kau tunaikan pada Ayah ibumu. Agar kau paham sakitnya mereka merindukan kebahagian darimu. Hanya saja mereka tak menuntut itu.

Tunaikan rindu pada janjimu.

Dho Hindun

Jambi, 24 Januari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *