Perempuan dan Patah

Kau
Berlari menerobos takdir
Hingga sepasang kakimu tergerus waktu
Kadang kala menapaki tumpukan getir
Beraut masam sambil berburuk sangka
“Tak ada ruang kali ini, kasih”

Indra perasamu telah dilarung
Menuju muara penghabisan
Napasmu satu-satu
Kaubilang “Paruku terjaga sebelah”

google.com

Perempuan dengan senyum memudar
Rating di depan rumahmu telah patah
Seraya mengucapkan selamat datang kepada fajar
Berjanjilah padaku; kau akan tersenyum dan merekah

Camelia Arsen

Untuk Alfiatur
Salam dari Januari yang basah.
Sragen, 25 Januari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *