Semalam Denganku

Memeluk pucuk ucapmu
Antarkan gerimis dan gersang
Aku tengah menyimpan galau
Pada sejarahku

Terkadang hujan mendikte langkahku
Geming gamangku memilihmu
Menutup jendela gerimis pada usia musimku
Kelu di kaki waktu

pixabay.com

Janjimu dulu
Telanjangi bulu romaku
Saat hujan menitikkan ragu
Lalu jiwa membatu

Sejujurnya, aku tak memilihmu jalan
Hanya menunjuk takdir yang buta

Abiell
Sumenep, 22 Januari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *