Titah Ibu

Tabir menyuruhmu tetap tinggal
Meski panji-panji tlah berkibar di atap kesediaan
Jiwamu terapit dua macam pilihan
Berjalan atau terhenti
Namamu tersungkur di hadapan Ibu
Bukan kelakar yang membawa senyumnya
Tapi dirimu tetap di sisinya
Terima dan kembalikan layaknya sedia kala
Bila kau dianggap amanah
Jalani konsekuensi
Dirimu tengah meletupkan asa
Bukan hedonis yang berkilat manis
Bukan pula penyandang pujian
Maka, turuti Ibumu!

pixabay.com

Shofiyah 

Jember, 20 Januari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *