Pembunuhan yang Terabaikan

Tanahku Merdeka dari penjajah bersenjata
Namun terkurung oleh sengketa perpecahan
Jerujinya, kemarahan tanpa inginkan kebenaran
Temboknya, pemikiran yang mengotak-kotakan

pixabay.com

Hawa permusuhan penuhi tiap-tiap ruang
Benih-benih kebencian sekejab beterbangan
Ke hati tiap orang
Tumbuh subur di kegelapan
Maka senyuman adalah penerang
Jabat tangan itu pembunuhan
Pembunuhan keji pada kebencian
Lalu sampai kering airmata setan
Menangisi kematian kekasihnya yang malang

Alifia R. R

Malang, 19 Januari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *