Teman Kebisuan

Biar saja malam yang menjadi temanku
sebab, bisu sudah menemani duniaku selama ini
bukan kau,
bukan pula rindumu

Aku sudah cukup bosan dan muak
dengan kebohongan yang tercipta di dunia ini
apalagi selepas huruf yang berceceran dari mulut sampahmu

pixabay.com

Lepaskan saja, ramai yang selalu mencuri waktu (kita)
sibuk memberimu perkiraan yang makin memperdalam kegundahanmu
menjadikan semu sebuah pengharapan dalam mimpimu

Kau memang tak pantas memakan tangismu
yang kian hari berasa pahit
hanya dengan rapalan-rapalan dari mulutmu saja
yang menari-nari tiap
lepas malam hingga datang subuh saja
semua itu menjadi manis.

Famoona
17 Januari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *