Orang-Orang Pelarian

pixabay.com

Kita adalah orang-orang ‘mudah dilupakan’
Anggap saja pelarian
Kita adalah salah satu dari sekian juta peluang yang dijadikan kambing hitam
Anggap saja mereka menawarkan segelas kebusukan yang rasanya nikmat
Lalu kita terlena
Di mana harga diri?
Saat seonggok daging berlekuk tubuh ini menjadi tempat buang sampah?
Masih tersisa sedikit
Mereka bilang kita telah terpikat, walau harga diri masih sekelumit
Jatuh dalam kubangan dosa yang dipaksakan ada
Kita, orang-orang pelarian
Kabur dari kenyataan dan tersenyum kecut
Tak bisa dipungkiri
Kita masih setia pada kebusukan

Camelia Arsen

Rumah Bapak, 15 hari setelah penghujung tahun 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *