Asing

pixabay.com

Seperti wajah bocah lugu
Menyusun senyum pada awan biru
Mentari mengelupaskan auranya
Tanah gersang
Debu bersandiwara
Angin bersemilir
Semesta adalah latar panggung
Seisi adalah para pemain lakon
Aku ada
Kau ada
Kita di antara lalu lalang insan
Datang sebagai keajaiban
Pulang dengan setampah pikiran
Lantas hilang
Itulah mengapa
Kita lebih senang disebut dengan keterasingan

Shofiyah

Jember, 06 Januari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *