Krayon Gradiasi

Ambilkan aku krayon merah!
Tuturnya padaku.
Merah apa?
Merah muda, merah bata, atau merah hati?
Tanyaku.
Terserah! katanya.
Aku bingung, seperti orang linglung.

Belajarlah dari monokrom,
Kata kakek tua pencuci film foto itu.
Kau hanya butuh warna gelap dan terang
Gores semaumu, mainkan sesukamu,
akan kau temukan celah disana, abu-abu,
Katanya.
Dan Aku,
tergidik lesu.

Bagaimana dengan siluet?
Hanya perlu menggurat gelap
Kau bisa tuang segala ambisi
Menguras bijih emosi
Memancar sebilah arti
Dan Semuanya berujung tanya,
lagi dan lagi.

pixabay.com

Untuk apa mewarna dengan gradiasi?
Tak kunjung menjawab, kau pun pergi.
Meninggal soal menjadi kudapan
Membekas jejak tanpa tanda dan permisi

Kau yang kau mau seperti apa?
seperti warna-warni, monokrom atau siluet?
Telah tersaji dalam lembaran
Putih, kosong, semu.
Dan lalu,
Tak jua menari
Krayon-krayon itu tergeletak mati,
kehampaan menjelma isi.

Dyah Monika Sari
Play Group Permata Bunda, 05 Januari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *