Hinanya Ribuan Titik

Percik gemericik tirta mengalir berisik
Menghapus ruam luka dalam sirat nirwana
Pertikaian berbagai narasi jiwa menyatu dalam satu muara
Menjelma titik-titik hitam yang menodai kesucian sutra
Hina yang menghinakan
Dosa yang meruntuhkan
Rapal mantra hanya menguap namun tak lekas turun layaknya embun
Berbagai pandu hanya menjadi candu yang tak bermutu
Lantas, kemana lagi noda meluruh..

pixabay.com

Ibnu Jayyid 

Singhasari, 4/1/18

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *