Tentangmu

pixabay.com

Aku tak mengiba jika sajak yang kupungut dari ribuan detik
Akan terbenam setelah malam menampakkan dirinya
Aku tak akan habis kata hanya untuk memperkenalkanmu pada kedamaian
Saat menahan perih perihal rindu yang kuutarakan lewat jendela aksara
Ada bintang yang mengguratkan senyum dan menyampaikan kesunyian
Tak perlu banyak warna membuatmu berada
Cukuplah satu, untuk kusemai di antara pintu mulia: hati
Bersama jantung yang masih berdetak
Padamu, kukirim rindu sebelum kering tangis yang kuseka dengan bahagia

Shofiyah
Probolinggo, 02 Januari 2018

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *