Rumusmu

;Akhmad Al Hasni

Antara kesunyian, kegelisahan, keramaian, mengapa kau jadikan satu rumus kehidupan?

Harusnya kau bubuhi dengan perkalian kebahagiaan, dikuadratkan dengan keceriaan

Maka pertama kali mata bersua, ada sederet senyum manismu, bukan tangan yang mengeram di dalam dada

Lagi—

Kau cipta metafora tentang kemustahilan,

Analogikan, buah tak jatuh dari pohonnya,

Aku adalah pohon, dan kau buahku,

Jika kau menjatuhkan buahmu, maka tak akan pernah jauh dari pijakanmu,

pixabay.com

Alasan, mengapa langit menarik sebuah garis pertemuan

Hari itu aku dan kau!

Duduk di bangku pelumas oli,

Debu ikut menyinggung keajaiban,

Kubiarkan mereka bersorak di bawah genangan peluh kantong kosongmu.

Titin Widyawati 
Magelang, 20 Desember 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *