Kita

Kita bersapa saat malam menghabiskan jamuan
Kau hitung angka kehidupan
Aku menyusun logaritma kenangan,

Di penghujung lelap, kita kuliti tubuh gelap

Menggunakan pisau cahaya,

Tentang harap terbangkan pekat
Memutarkan detik juang, pada jarum pengorbanan

Demi hidup,

pixabay.com

Kata rembulan menimpali.

Kita campur tangisan dengan senda gurauan

Pada pemungkas ingatan, kita jadikan aspek moralitas sebagai denda perjalanan

Lantas menghubungkan pita persahabatan,

Kawan, di manakah kau kini?

Di lajur ingatan, aku ucap selamat mengulang kalender kelahiran.

Salam.

Rinduku yang terangkum dalam genangan Maya.

;Dedi Satriawan 

Titin Widyawati 

Magelang, Desember 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *