Cerita Senja Desember

Pukul 5 sore
Motor tua menemani perjalanan Desember
Mendung bergayut, hujan turun damai dalam keharmonisan
Melewati celah daun-daun yang berdendang sambil bernapas kesegaran
Alunan hilir sungai membawa kenangan segala rasa yang pernah bertakhta di mata dan jiwa
Cerita air diserap tanah menjadi bagian dari alam
Telah berkali-kali aku berjalan tak kujumpai kesimpulannya
Biarlah tulisan ini merajalela
Namun belum tentu sempurna
Jangan ditanya jika aku kuburkan surah cinta kita
Karena ia tidak pernah menjadi milik kita
Tutuplah rindu itu dalam ingatan yang tetap terukir indah dalam ujung pengharapan yang nantinya membawa kita pada ketenangan.
“ia masih milikmu”

Husnul Abid

Surabaya,  18 Desember 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *