Selamat Hari Ibu

Serajut do’a kutuliskan pada lembaran puisi
Elegi kisah tentang seorang malaikat yang mengikat nadi
Lentera dari hatinya,
Angankan selaksa luas untuk selalu rintihkan rindu
Malam-malam adalah luapan do’a janjinya pada Tuhan
Alirkan lukisan nurani yang membakar darah dan dagingku
Tanpa sekat, aku dan hatinya adalah sebuah buku

Harmoni pelangi terlukis dalam bening matanya
Anggrek dan bintang mengakar pada tanah kakinya berpijak
Rinai hujan menghangat begitu tetes mengujami pundaknya
Ialah ibuku

Ialah lagu dari bait-bait sajak ini
Bulan Desember  ratapku terang dalam sanubari,
Utuhkanlah rasa cinta didadaku, selamat hari Ibu.

Dani Hestina P

Kulon progo, 15 Desember 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *