Rindu Kembali

Dalam laju waktu, raut wajahmu memudar
Dalam peluk rindu, senyum singa pun tak terbayar
Seringkali titik hujan membasahi daun pipi
Ketika tak sadar namamu malayang dalam mimpi

pixabay.com

Dalam rumah sederhana yang hampir runtuh
Dalam kicau burung kenari menghiburmu
Puing-puing rasa bersalah coba kupunguti
Ketika tak sadar rumah itu terdiam merintih

Dalam dinding ruang tak berjarak
Dalam paras emas dan juga perak
Tak tercukupi haus perjumpaan
Sebelum kukecup kening perpisahan

Karya: Elmahfuzh

Bilik kerinduan, 14 Desember 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *