Hancur

 

Kita bukan hujan
yang harus melebur
Kita adalah kawan
yang harus menyatu bagai meja dan kursi
Dan saling melengkapi

Lihatlah, rumput tertawa melihat kita hancur
bahkan mereka tak segan menari dan berdendang dengan angin
Kalian tahu, ini bukan sekedar imaji

Egoisnya kita ini!
Batu pun kalah keras dengan ego kita
Meski sudah terbasahi air mata
Perdamaian tak terjadi juga!

pixabay.com

kemana kenangan yang kita rajut bersama?
memilin kisah lucu nan konyol bersamaan
Bahkan, tak jarang sampai jadi perbincangan

Sekilas tampak biasa saja
Nyatanya langit menangis
Menjatuhkan rintik yang kulihat dari jendela
Kukira kita baik-baik saja
Teryata kita hancur tiada kata!

Kutatap langit
Penuh akan wajah wajah kalian
Yang sekiranya senyum berubah menjadi murung

Aku harap, saat senja tiba nanti
Senyummu kutatap nyata dan kembali berpegang tangan

Karya: Dina Putri Febrina

Bekasi, 29 November 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *