Sabda Kesedihan

pixabay.com

Percakapan kosong
Sejak tangkis menangkis
dan acuh tak acuh
Sedangkan hujan angkuh menggurui
Bahwaku harus sendiri

Baiklah kupahami; dan terasa sia-sia
Mesin pengirim rindu; hujan
Tak kau sempatkan senukil rindu
Malah kau tanggalkan pengharapan
Alhasil hujan hanya membawa kehambaran
dan banjir yang meninggalkan penyakit duka

Setelahnya, besok ataupun lusa
akan tetap sama?
Satu bulan, dua bulan tetap setia?
Satu tahun, dua tahun tak akan lupa?
Dan aku merasa sedikit bertambah kuat

Oleh: Dini Harani

Yogyakarta, November 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *