Daun Jatuh

pixabay.com

Pagi itu seorang gadis remaja melangkahkan kaki menuju sungai berarus deras di pinggir sawah yang menguning berhiaskan awan biru nan angkuh.

Jantungnya seolah tersayat saat kicau burung pipit menyenandungkan kidung sendu yang mengingatkannya pada sang Kekasih yang begitu jauh.

Seruling gembala terdengar begitu syahdu suasana menjelma hening sehingga terdengar cengkerama daun jatuh.

Gadis cantik itu menghela napas iri saat melihat sepasang kupu-kupu bermesraan hingga ia tak menyadari banjir telah menenggelamkannya sehingga ruhnya terbang menjauh.

Oleh: Dito Anurogo

Semarang, 27 November 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *