Pahlawan Kami

Pagi hingga siang
Bahkan ada yang hingga malam
Waktunya tergerus lelah
Tubuhnya berlumur peluh
Lisannya enggan mengucap keluh

 

Sehari-hari berkarir pahlawan
Meski tak membuatnya jadi hartawan
Justru sering mendulang cacian
Dari mereka yang lupa arti pengabdian

 

Memang tak semua berhati malaikat
Pun tak banyak yang sempurna tanpa cacat
Karena mereka manusia biasa
Yang mengabdi di sisa hayat
Bermodal ilmu dalam benak

Tanpa Tanda Jasa
Kata mereka?
Bukan tanpa
Hanya tak ada yang sesuai
Derajat jasanya terlampau agung
Tak terbayar dengan pundi-pundi uang
Atau sekedar plakat penghargaan

 

Tak ada yang mampu memberi tanda pada kepahlawanannya
Tak berarti mereka tak berharga
Justru karena mereka terlalu berjasa
Hingga meninggalkan jejak di hati sejuta anak didiknya

 

Biarlah Pemiliki Semesta
Yang kelak membayar tunai
Tiap jejak jasamu
Wahai Pahlawan. 

Anaa Althafunnisaa

Ruang Sendu, 25 November 2017.

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *