Milik Kami

 

Hembusan angin menerpa hati
Mentari segera datang kembali
Lari dari pelukan malam
Menerangi setiap jengkal kehidupan

Burung kecil bernyanyi
Untuk bersyukur hidup di negeri ini
Hutan ikut tersenyum mesra
Mereka tak tahu sampai kapan bertahta

Begitu kaya negeri kami
Tiada secuil tanahpun yang ada
Kecuali subur bak tanah surga
“Benarkah semua ini milik kami?”
Sedang masih ada jutaan tanah tak diolah

pixabay.com

Pergi jauh memulai langkah
Pelosok surga rindu ingin berbuah
Buang serakah yang bertahta
Bukan demi siapa, namun demi pelagi di mata petani

Derai derai cemara membalut mata
Limpah emas bumiku menyimpan
Mereka rindu cucu kakek kita
Takut dirampas orang tak dikenal
Ini milik kami, bukan penjajah

Saatnya kami bertahta
Buat tetes ASI menjadi guna
Demi deras keringat ayahanda
Untuk memberi cipta di tanah surga
Negeri surgaku, Indonesia

Karya: Erin Nur Fauziah

Kediri, 08 November 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *