Menyulam Sunyi

 

Malam kian gulita tanpa purnama menyapa
Langit menangis berkeluh di matamu
Kuseret sepintal sepi pada doa paling dalam
Menanti di penghujung kematian.

Kusulam sunyi di bebatuan
Di celah dedaunan kering menghitam
Di antara sedu sedan rumput ilalang
Aku eja pada jejak yang terbenam

pixabay.com

Kubaca wajahmu di kesunyian
Saat hati bertanya pada kelam
Merindu sejenak merdu kisahmu
Berteduh kesah di selayang resah

Kusulam sunyi di langit kelam
Pada bisik gemintang yang berlari
Hingga kususuri luka hati
Berseru di akhir nadiku

Karya: Mata Elang

Pekanbaru, 21 November 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *