Pecinta Kopi

 

Bercermin pada kopi
Seakan mereka menatap wajahnya sendiri
Dibalik hitam pekat
Namun nikmat
Bahkan tak jarang yang temukan
Diri yang terlanjur tenggelam

Hitamnya kadang pudar
Tertimbun akan putih susu
Ia sadar
Ia tak lagi hitam
Namun putih pun pudar pula
Begitu menerima apa perlakuan sang barista

google.com

Begitulah kopi
Dinikmati para pecintanya
Banyak yang temukan imajinasi
Bahkan solusi
Nampak pula ambisi
Semuanya karena kopi
Berani tunjukkan diri
Dengan pahitnya dan kejujurannya
Dan keikhlasannya untuk bersua
Dengan yang bukan dirinya
Selalu pasrah apapun lawan raciknya

Karya: Abdul Muhaimin 

Malang, 14 November 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *