Gadis Berduri

pixabay.com

Kerap kali, gadis kecil berbaju mungil
Duduk bersimpuh di pelataran jalan
Bersama untaian riuh rendah kendaraan
Terjepit di tengah hingar bingar akhir zaman
Sungguh malang tiap detik yang kau habiskan
Hanya melamun dan termenung.

Gadis kecil berbadan kecil
Rambut berantakan tanda dirimu lelah berpikir
Mata sayumu mengisyaratkan betapa penat
Melihat waktu berjalan tanpa ada kemakmuran
Perut buncitmu pertanda para pejalan
Masih enggan melakukan kebaikan.

Namun sayang beribu sayang
Kini kotamu telah hilang tanpa jiwa.

Karya: Zainudin Hilmi

Blitar, 14 November 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *