Kau, Samudera Rindu

Serdadu angin biaskan jiwa-jiwa layu

Membawa terbang angan kaku
Menembus surya, menyapa rindu, menitik wajah senja kelabu

Tabebuya bergugur lugu, menyimpan wajah-wajah sendu
Melayang, menghitung waktu
Memanggil atma yang hilang bersama debu

Pasir menyapa laut biru, melukis rindu yang tenggelam di matamu
Dalam hening kau bisikkan bait-bait rindu
Memanggil helai senja yang rabik ditiris waktu
Jiwamu kelu, kaku, rapuh
Tenggelam dalam tangisan sajak lugu

Kau atma samudera rindu
Peraduan bait-bait sendu
Ribuan pixel aorora lugu
Sepotong waktu yang enggan berlalu
Tempat berlabuh jiwa hilang di gubuk semu

Bukankah samudera adalah dirimu?
Bahkan kau tahu…
Kau dan aku,
Hanya setetes luka di laut biru.

Fury Buhair

Helaian Senja, 7 November 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *