Perihal Menaiki Bianglala

 

Minggu pagi di pukul tujuh, sehabis menunaikan ibadah reinkarnasi. Kamu dan beberapa potongan tubuhku yang terkadang tercerai-berai, melangkahkan hati ke tempat yang di sebut ramai. Permen kapas, es krim coklat, dan boneka beruang, sepertinya riang melihat kami berjalan saling menghangatkan.

Ada kalanya kita lelah dan harus duduk, berbagi es krim dan menguap bersama. Terkadang es itu tumpah di sela tubuhmu, membuatmu menjadi kedinginan, tubuh mungil itu rebah dan kita lelap sebentar saja.

Setelah bangun, kamu menarik tanganku dan membawaku ke sebuah bianglala yang terletak di tengah taman. Memberiku gusar ketika kamu ingin naik sendiri dan meninggalkanku di bawah. Permen kapas itu memuai dan kamu menaiki bianglala.

Bianglala dan lampu-lampu di taman, saling mengerling memojokkanku yang duduk menunggu kamu turun. Pukul tujuh malam, taman tutup, dan boneka beruang mengajakku pulang kerumah sia-siaan.

Hari ini taman libur.

Karya: Dimas Ridho

2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *