Dalam Detikku

 

Dalam detikku,
Kau menjelma menjadi balon-balon beraneka warna yang mengundang binar ceria kanak-kanak.

Dalam detikku,
Kau serupa partikel udara yang membelai masuk ke paru-paru mengaliri nadi.

pixabay.com

Dalam detikku,
Kau terwujud dalam bentuk embun yang menyejukkan dahaga
Aromanya indah, bercampur dengan sinar matahari yang menerpa bekas hujan semalam.

Dalam detikku,
Kau abadi
Takkan terganti
Meski tak selalu bisa kutemui.

Oleh: Septi Nofia Sari

Magelang, 08 November 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *