Deru Malam

pixabay.com

Malam masih tetap sama, dengan deru mesin ketik, deru napas yang tersendat, dan larik menjuntai menyusun kalimat baru

Detak jantung tak beraturan, doa-doa menguntai penuh harap, cemas menghiasi wajah, tetap saja napas putus-putus dan raut harap cemas

Malam masih enggan beranjak, mata enggan terlelap, deru-deru menderu kencang, entah deru apa yang dicemaskan, lagi-lagi malam menderu sepi penuh harap.

Karya: Peka Tariska

Yogya, 06 November 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *