Relung Sunyi 2

 

Saat gelap bermedah malam
Ada syair mengusik relung kalbu
Dibuhul-buhul rindu
Kau sentuh aku dengan serdadu memori
Bagaimana mungkin aku tak terjaga?

Saat detak jangtungku mulai kau raba dengan kasih
Entah bagaimana aku memaknai rindu
Saat bayang-bayangmu meloncat dan memeluk sukma
Saat itu jarak adalah jurang nestapa bagiku

pixabay.com

Di senja lalu aku masih ingat Engkau lukiskan warna senja
Ketika malam menyapa
Kau kiaskan bulan nan bintang bersahaja
Kelak siang menjelma
Kau tunjukan aku seempuk cahaya mentari
Bahkan awan gelap mulai mengutuk
Kau masih bersenda gurau dengan petuah

kawanku…
Kelak di peraduan waktu
Tak dapat meluahkan rindu dalam temu
Maka aku masih berpelukan denganmu dalam doa

Karya: Mata Elang 

Pekanbaru, 01 November 2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *