Perihal Kematian Di Hari Minggu Kedua

 

Sewaktu ayah kembali dari kota dan membawa ibu baru, makanan di kulkas sering raib dan amis. Pagar dan anyelir menghitam perlahan, dan tukang koran kerap absen.

Cerita itu berlatar belakang di jalan Ronggolawe gang 2 tepatnya rumah warisan nenek. Sepeda tua, pohon mangga, dan kotak surat sibuk berdiskusi tentang korban, sedang aku terlihat bodoh duduk di bangku sambil memilin pilin sup kaldu basi yang kuambil dari kulkas.

pixabay.com

Rencana pembunuhan, malam Minggu aku menunggu tukang koran untuk melihat berita pembunuhan terbaru dan cara singkat melakukannya, tapi sayang tukang koran tidak datang hari itu. Bedebah! ayah semakin menggila di perapian dapur dengan semua kaldu itu.

Akhirnya pagi tiba, kubuat surat wasiat dan kutaruh di kotak surat, termasuk semua alibi telah kujadikan satu. Ayah, ibu baruku, dan sup kaldu dari kulkas. Perlahan mereka menguap dan memuai, sadis!

Setelah hari itu aku menyadari, alasan mengapa tukang koran sering absen.

Karya: Dimas Ridho
2017

Please follow and like us:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *